Banjir memang jadi salah satu masalah yang terus menghantui ibukota. Sejak dulu hingga sekarang. Tapi untungnya di tahun sekarang banjir udah jauh lebih berkurang parahnya walau belum tuntas seratus persen. Kalau kamu pernah merasakan rumahmu kebanjiran, tentu tau dong gimana suka dukanya musim hujan kayak sekarang ini?
Nah, kali ini YuKepo mau bahas tentang berkah di balik banjir. Jadi, nggak melulu hal negatif aja ya guys yang dibawa banjir. Masih ada kok berkah yang dirasakan oleh orang-orang. Mau tau apa itu? Yuk langsung aja kepo!
1. Tukang ojek perahu dorong
Ini kesempatan dan ladang bisnis baru yang paling banyak dilakukan saat banjir menghadang. Soalnya kalau banjir motor-motor nggak bisa jalan tapi banyak yang masih harus bekerja seperti biasa. Jadi, mau nggak mau butuh jasa perahu dorong nih buat ngangkut motor mereka. Sayang kan kalau motor terendam banjir, ntar jadinya rusak.
2. Pengusaha bengkel
Ladang lain yang menguning karena banjir adalah bengkel. Sudah pasti banyak kendaraan-kendaraan yang jadi mogok karena terendam banjir. Di saat genting seperti ini bahkan ada bengkel yang harus beroperasional 24 jam. Luar biasa ya. Nggak tanggung-tanggung mobil yang mogok mencapai puluhan ribu unit di seluruh Jakarta lho.
3. Warga cari ikan
Buat yang biasa mancing atau cari ikan, pasti sudah paham betul. Kalau banjir, ikan-ikan banyak yang mabuk dan menepi. Langsung deh siapin jala dan alat pancing. Lumayanlah dapat ikan buat makan malam. Sukur-sukur kalau masih segar dan bisa dijual. Jadi, ladang penghasilan sementara.
4. Menumpuknya material bangunan
Mungkin jarang terjadi. Tapi bukan berarti nggak pernah atau nggak akan terjadi. Banjir bisa menyebabkan ribuan kubik meter material bangunan menumpuk di sepanjang aliran sungai. Sebut saja ada pasir, sirtu, dan batu koral. Itu semua kalau dijual laku lho. Biasanya batu koral bisa didapat dengan menggali ke dalam sungai. Tapi karena banjir, para pedagang ini tinggal ngumpulin aja.
5. Pedagang asongan
Para penjaja makanan juga ikut kecipratan berkah nih. Pembeli rata-rata pengendara motor yang tengah istirahat di jalan atau mogok karena banjir. Jualan makanan apa pun biasanya lumayan laku. Mulai dari siomay, otak-otak, martabak, kue putu, juga macam-macam minuman kayak kopi atau teh. Dalam waktu singkat dagangan mereka langsung ludes. Cuma tantangannya memang agak berat. Harus melalui banjir.
Nah, seru kan ya? Yuk, belajar buat lihat segala sesuatu dari dua sisi. Kalau ada sisi negatif pasti ada sisi positif juga kan. Belajar melihat berkah di balik segala sesuatu. Itu akan mengasah kemampuan kita untuk lebih banyak bersyukur. Ada saat senang, ada saat susah. Ada saat di atas, ada saat di bawah. Itulah yang membuat hidup kita berwarna.











0 comments:
Post a Comment